Sejak beberapa bulan yang lalu ane kepikiran terus sama yang namanya portofolio. Yap! Porfolio Desain! Asli yang satu ini betah bikin ane stress karena ngak siap-siap. #Ngak disiapin kapan mau siap ngoen..! hehe. Bahkan biar mudah ane udah nyoba bikin blog khusus untuk portfolio.
Tapi ngak siapnya tentu karena ada alasan ngoen. Abang ente ini lagi menyutradarai sebuah naskah teater, jadi mau bahas teater sekarang?!
Agh, yang pasti besok pagi harus sudah siap semua berkas dan, LAMAR KERJA MEEN..!! Bagh! Semangatnya.
Udah curhatnya! FOKUS!!
Tapi ngebahas portofolio nih, sobat udah tau kan apa itu Portofolio? (what is portfolio? :buat yang cuman ngerti bahasa inggris :v) Kalau belum tau, kali ini ane mau berbagi tentang apa itu portfolio dan bagaimana cara membuat portfolio tersebuat agar bagus, menarik dan, dan, dan gol tentunya ngoen. Khususnya buat para desainer yang mau mencoba memasuki dunia kerja sebagai desainer grafis atau sejenisnya silakan dibaca cara membuat portfolio desain berikut ini.
Definisi Portfolio adalah laporan lengkap berupa kumpulan dokumen atau informasi dari seseorang, kelompok, lembaga, organisasi, perusahaan atau sejenisnya yang bertujuan untuk mendokumentasikan perkembangan suatu proses dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Portfolio ada bermacam-macam jenis, dalam dunia pendidikan portfolio digunakan untuk mendokumentasikan perkembangan individual siswa untuk mengetahui proses pembelajaran dan prestasi yang dicapainya, sementara dalam dunia kesenian portfolio merupakan kumpulan karya terbaik dari seniman.
Portofolio Desain Grafis merupakan beberapa kumpulan contoh-contoh desain hasil karya sendiri seorang seniman desain yang secara lengkap dikemas dalam sebuah file atau aplikasi. Setiap hasil karya desain grafis sendiri sebaiknya dikumpulkan dan disimpan dengan rapi di komputer atau di cd (compact disc).
Desainer Grafis, tidak cukup hanya memiliki ijazah atau keahlian dalam mendesain. Selebihnya, karir mereka sangat tergantung pada portfolio desain grafis mereka.
![]() |
| Apa dan Bagaimana Membuat Portfolio Desain Yang Bagus? |
Sebuah file portofolio desain grafis sangat diperlukan apabila kita akan menawarkan jasa desain kepada perusahaan/instansi atau kita ingin melamar pekerjaan untuk bagian desain grafis. Pada saat itu, portofolio sangat berguna dan bisa sebagai bukti bahwa hasil karya kita profesional. Isi dari portofolio tidak bisa dibikin secara instan dan mendadak karena portofolio tersebut merupakan kumpulan dari hasil pekerjaan yang pernah anda buat.
Portofolio desain grafis dibuat sesuai dengan selera dan berbagai macam bentuknya, seperti dibuat dalam bentuk gambar yang sudah dicetak, bentuk file pdf, bentuk animasi/flash, dibuatkan kedalam website ada juga dibuat dengan aplikasi khusus yang menarik bagi siapapun yang akan melihatnya.
FOKUS pada kualitas terbaik!
Ketika membuat portofolio, Sobat harus berkonsentrasi untuk menampilkan hasil kerja yang memiliki keuntungan dan tidak memiliki terlalu banyak cacat di dalamnya. Tentu saja sobat harus menggunakan tata letak yang cerdas dalam desain Anda. Namun dalam proses ini, Anda harus ingat untuk tidak melupakan tujuan portofolio, tunjukkan pekerjaan sobat dan tidak mengalihkan perhatian dari hal tersebut. FOKUS!Ada baiknya untuk memasukkan semua karya terbaik yang telah dilakukan selama ini. Dan jika kebetulan sobat seorang pemula seperti ane, mungkin tidak ada salahnya menyertakan semua yang telah dihasilkan selama ini dalam portofolio. Bahkan hasil karya untuk teman dan keluarga dapat dimasukkan dalam portfolio, asal lengkap alias sempurna siapnya dan jelas untuk dilihat.
Salah satu kriteria penting yang harus dikembangkan untuk membuat portofolio desain grafis yang efektif yaitu dengan menampakkan bahwa pekerjaan kita kritis. Jangan menambah pekerjaan yang kurang berkualitas, mubazir! Ingatlah bahwa portofolio tersebut dibuat untuk mencerminkan kemampuan sobat dalam menghasilkan desain berkualitas tinggi dan cara sobat dalam memutuskan bagaimana desain kualitas tinggi itu.
Gunakan pendapat pakar saat membuat portofolio sobat
Jika sobat menemukan kesulitan dalam memilih lembar kerja yang akan disertakan dalam portofolio desain grafis, bisa saja kita mencoba untuk memperoleh pendapat para ahli.Gunakan internet untuk membuat sebuah portofolio online
Dengan fasilitas internet y sedemikian gampangnya sekarang, sobat dapat membuat sebuah portfolio online. Dengan cara ini, orang-orang, calon klien dan pengusaha dari seluruh dunia akan dapat mengakses portfolio desain grafis sobat dengan cepat, dan memuluskan keputusan tentang kelayakan mempekerjakan sobat. Lagipula, portfolio online bisa menjadi solusi yang lebih hemat, karena ngak harus print berulang kali untuk setiap keperluan. hehe
Demikian pengertian dan cara-cara praktis bagaimana membuat portfolio desain yang bagus, menarik dan menjanjikan tentunya. Semoga sukses selalu rakan dan doakan saya biar segera dapat kerja ya :D Amiiin.



Walau belum paham, tak apalah nyimak and bertandang dulu
BalasHapusmakasih kawan..
Hapusyah, ini emang kadang bikin pusing......sering sih masih gonta-ganti konsep web
BalasHapusberarti itu dari cd yah kita buat kl portofolio nya?lebih enak nya begitu yah kawan?
BalasHapussaya mau coba dulu yah, makasih
BalasHapushttp://www.kaffah.biz/
nice post.. http://toko661.com/
BalasHapusgua masih bingung.. hehe
BalasHapusmin gimana kasi penilaian untuk portfolio yang bagus min? Bisa dilihat dari segi apa saja ya? Website Gratis
BalasHapusterima kasih pencerahannya, ada baiknya klo disertakan contohnya jg, agar bisa dipahami secara sempurna.
BalasHapusDesain rumah
Betul Gan, ada baiknya disertakan contohnya juga, ane pribadi masih bingung ni, ane mau mulai buat dari mana???
BalasHapustrimakasih untuk semua
BalasHapusAne pemula masih bingung nih
BalasHapusAne pemula masih bingung nih
BalasHapusAne pemula masih bingung nih
BalasHapuswalaupun masih bingung, tapi terimakasih atas informasinya
BalasHapus